Budaya Indonesia adalah keseluruhan
kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebuadayaan asing yang telah ada
di Indonesia sebelum Indonesia merdeka tahun 1994 Definisi yang diberikan Koentjaningrat dapat dilihat dari
pernyataan :”yang khas . dan bermutu dari
suku bangsa mana pun asalnya, asal bisa mengidentifkasi diri dan menimbulkan
rasa bangga,itulah kebud yaan naasional, pernyataan yang tertera pada GBHN tersebut merupakan penjabaran yang komperhensif dari penjabaran UUD 1945 Pasal 32 mereka
mempersoalkan adanya kemungkinan perpecahaan oleh kebudayaan daerah jika di
batasi mengenai kebudayaaan nasional tidak di jelaskan secara gamblang.
Indonesia sangat kaya akan kebhinekaan dan salah satu kekayaan terbesar indonesia adalah keragaman
suku bangsa yang begitu besar. Ada sekitar 1.128 suku yang mendiami wilayah
Indonesia dan manifestasi daari semua keanekaaragaman itu dalam banyak varian
diantaranyaa:bahasa daerah, budaya, pakaian adat, rumah adat dan masih banyaak
lagi kebudayaan Indonesia yang maasih belum kita ketahui. Daam hal ini
Indonesia harus patut berbangga bahwa
dari sekian banyak Negara hanya indonesia yang memiliki keragaman yang begitu
besar.
Kekayaan budaya sering kali menjadi
awal disintegrasi bangsa dan bukan menjadi icon Negara. Hal ini sangat
dimanfaatkan oleh Negara-Negara kapitalis
untuk memecah belah persatuan bangsa Indonesia, selain itu perpecahan
tersebut dimanfaatkan untukmengeruk kekayaan bumi Indonesia sampai tak tersisa
sama sekali.Yang lebih menyakitkan bahwa pribumi hanya menjadi pekerja di
negaranya sendiri dan hanya mendapatkan sedikit dari sekian triliun harta yang
di rampok. Kasusu Freeport merupakan kasus nyata dari sekian banyak kasus yang
intinya mengeruk habis kekayaan bumi Indonesia.

Globalisasi adalah suatu fenomena khusus dalam peradaban
manusia yang bergerak terus dalam masyarakat global dan merupakan bagian dari
proses manusia global itu. Kehadiran teknologi informasi dan teknologi
komunikasi mempercepat akselerasi proses globalisasi ini. Globalisasi menyentuh
seluruh aspek penting kehidupan. Globalisasi menciptakan berbagai tantangan dan
permasalahan baru yang harus dijawab, dipecahkan dalam upaya memanfaatkan globalisasi
untuk kepentingan kehidupan. Globalisasi sendiri merupakan sebuah istilah yang
muncul sekitar dua puluh tahun yang lalu, dan mulai begitu populer sebagai
ideologi baru sekitar lima atau sepuluh tahun terakhir.
Sebagai istilah, globalisasi begitu mudah diterima atau
dikenal masyarakat seluruh dunia. Wacana globalisasi sebagai sebuah proses
ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga
ia mampu mengubah dunia secara mendasar. Globalisasi sering diperbincangkan
oleh banyak orang, mulai dari para pakar ekonomi, sampai penjual iklan. Dalam
kata globalisasi tersebut mengandung suatu pengetian akan hilangnya satu
situasi dimana berbagai pergerakan barang dan jasa antar negara diseluruh dunia
dapat bergerak bebas dan terbuka dalam perdagangan.
Dengan terbukanya satu negara terhadap negara lain, yang
masuk bukan hanya barang dan jasa, tetapi juga teknologi, pola konsumsi,
pendidikan, nilai budaya dan lain-lain. Konsep akan globalisasi menurut
Robertson (1992), mengacu pada penyempitan dunia secara insentif dan
peningkatan kesadaran kita akan dunia, yaitu semakin meningkatnya koneksi
global dan pemahaman kita akan koneksi tersebut. Di sini penyempitan dunia
dapat dipahami dalam konteks institusi modernitas dan intensifikasi kesadaran
dunia dapat dipersepsikan refleksif dengan lebih baik secara budaya.
Globalisasi memiliki banyak penafsiran dari berbagai sudut pandang. Sebagian
orang menafsirkan globalisasi sebagai proses pengecilan dunia atau menjadikan
dunia sebagaimana layaknya sebuah perkampungan kecil. Sebagian lainnya
menyebutkan bahwa globalisasi adalah upaya penyatuan masyarakat dunia dari sisi
gaya hidup, orientasi, dan budaya.
Pengertian lain dari globalisasi seperti yang dikatakan
oleh Barker (2004) adalah bahwa globalisasi merupakan koneksi global ekonomi,
sosial, budaya dan politik yang semakin mengarah ke berbagai arah di seluruh
penjuru dunia dan merasuk ke dalam kesadaran kita. Produksi global atas produk
lokal dan lokalisasi produk global Globalisasi adalah proses dimana berbagai
peristiwa, keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa
konsekuensi penting bagi berbagai individu dan masyarakat di belahan dunia yang
lain.(A.G. Mc.Grew, 1992).
perkembangan globalisasi pada awalnya ditandai kemajuan bidang
teknologi informasi dan komunikasi. Bidang tersebut merupakan penggerak
globalisasi. Dari kemajuan bidang ini kemudian mempengaruhi sektor-sektor lain
dalam kehidupan, seperti bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan lain-lain.
Contoh sederhana dengan teknologi internet, parabola dan TV, orang di belahan
bumi manapun akan dapat mengakses berita dari belahan dunia yang lain secara
cepat.
Hal ini akan terjadi interaksi antar masyarakat dunia
secara luas, yang akhirnya akan saling mempengaruhi satu sama lain, terutama
pada kebudayaan daerah,seperti kebudayaan gotong royong, menjenguk tetangga
sakit dan lain-lain. Globalisasi juga berpengaruh terhadap pemuda dalam
kehidupan sehari-hari, seperti budaya berpakaian, gaya rambut dan sebagainya
Dari sinilah kita mengetahui
pentingnya memahami karakter bangsa Indonesia seta mengetahui kekayaan alam dan
budaya yang melimpaah ruah. Maka penting bagi
pemuda pemuda/pemudi Indonesia khususnya untuk mengembang dan merealisasikan cita cita founding
father Negara ini, Bahwa Indonesia
bukanlah Negara segolongann agama ataupun Negara segolongan kelompok,
melainkan Indonesia berusaha untuk
menjadi payung hukum bagisemua golongan baikitu agama,ras,suku ataupun kelompok
karena itu semua kekayaan indonesia yang tidak ternilai harganya.
globalisasi menimbulkan berbagai masalah terhadap
eksistensi kebudayaan daerah, salah satunya adalah terjadinya penurunan rasa
cinta terhadap kebudayaan yang merupakan jati diri suatu bangsa, erosi
nilai-nilai budaya, terjadinya akulturasi budaya yang selanjutnya berkembang
menjadi budaya massa.
Keragaman budaya adalah bagian suatu
Negara. Dimana komponen inilah yang memiliki peran penting dalam ranngka
menemukan jatidiri bangsanya.keragaaman tersebut muncul dari berbagai farian
antara lain:bahasa daerah, pakaian daerah dan masih banyak lagi, jika di lihat
darisudut pandang sejarah keragaman indonesiatersebut dilatarbelaakangi oleh 2
faktor utama, antara lain: ada yang
mengatakan keberagaman pendudukindonesia dilatarbelakangi oleh hadirnya
penduduk dari daratan cina selatan, provinsi yunan sekarang dan ada juga mengatakan
bahwa keberagaman Indonesia tersebut dilatarbelakangi oleh teori ”Nusantara”.
Kehadiran dan keragaman suku bangsa
merupakan suatu keniscayaan, dimana masing masing dari suku bangsa tersebut
memiliki farian yang berbeda-beda pula contoh kongkritnya adalah seperti tata
cara beribadah dan upacara adat lainya. Keragaman tersebut hendaknya mampu
member kontribusi terbaik Negara indonesiadengan berkaryadan menjunjung tinggi
perbedaan serta mewujudkan peradaban Indonesia yang berartabat.maka untuk
mewujudkan cita-cita tersebut di butuhkan payung hukum dari Negara untuk memberikan ruang berkreasi
bagi seluruh penduduknya tanpa membedakan SARA dan pada hakikatnya indonesia
merupakan Negara bhineka, yaitu meskipun berbeda namun tetap satu tujuan hal
inilah yang tergambar jelas dalam lambing
Negara Indonesia”Garuda pancasila”.
Dan hal ini telah ratusan lamamya di
cetuskan oleh Founding Father Negara ini, artinya kita sebagai generasi muda
penerus bangsa memiliki peran vital dalaam mewujudkan cita-cita luhur tersebut.
Seperti dikutip dalam sebuah ungkapan “jika
engkau ingin mengetahui masa depan negaramu, maka lihatlah pemuda pemudinya”
selain itu, ir. Soekarno mengatakaan “berikan
aku10 pemuda maka akan aku guncancangkan dunia ini” kedua ugkapan ini
secara tidak langsug mengetuk hati pemuda/pemudi bangsa Indonesia untuk sama-sama
bangkit dan mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan bermartabat dimata dunia.
Comments
Post a Comment