Featured Post

Gejolak Masa Jabatan Presiden dan Penundaan Pemilu

Image
  Perpanjangan masa jabatan presiden tentunya akan melanggar aturan apabila tetap dipaksakan k arena Masa jabatan presiden diatur dalam UUD 1945 Pasal 7. Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama lima tahun dan dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan. Artinya, masa jabatan presiden dan ditetapkan maksimal dua periode.   "Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan,"  bunyi Pasal 7 UUD 1945 . Wacana perpanjangan masa jabatan presiden ini seperti menampar wajah presiden karena sudah jelas diaturan konstitusi melarang hal tersebut kecuali perubahan amandemen,banyak orang dilingkaran presiden yang sedang show off dan cari muka entah latarnya dan motifnya apa tentunya tidak jauh-jauh dari jabtan dan kekuasaan atau semua ini bisa jadi jebakan bagi presiden apabila sala...

INDONESIA YANG BERKEBUDAYAAN

           Sistem sosial budaya Indonesia - Wikipedia bahasa Indonesia ...
 Budaya Indonesia adalah keseluruhan kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebuadayaan asing yang telah ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka tahun 1994 Definisi yang diberikan Koentjaningrat dapat dilihat dari pernyataan :”yang khas . dan bermutu  dari suku bangsa mana pun asalnya, asal bisa mengidentifkasi diri dan menimbulkan rasa bangga,itulah kebud yaan naasional, pernyataan yang tertera pada GBHN  tersebut merupakan penjabaran yang komperhensif  dari penjabaran UUD 1945 Pasal 32 mereka mempersoalkan adanya kemungkinan perpecahaan oleh kebudayaan daerah jika di batasi mengenai kebudayaaan nasional tidak di jelaskan secara gamblang.  
            Indonesia sangat  kaya akan kebhinekaan dan salah satu  kekayaan terbesar indonesia adalah keragaman suku bangsa yang begitu besar. Ada sekitar 1.128 suku yang mendiami wilayah Indonesia dan manifestasi daari semua keanekaaragaman itu dalam banyak varian diantaranyaa:bahasa daerah, budaya, pakaian adat, rumah adat dan masih banyaak lagi kebudayaan Indonesia yang maasih belum kita ketahui. Daam hal ini Indonesia harus  patut berbangga bahwa dari sekian banyak Negara hanya indonesia yang memiliki keragaman yang begitu besar.
            Kekayaan budaya sering kali menjadi awal disintegrasi bangsa dan bukan menjadi icon Negara. Hal ini sangat dimanfaatkan oleh Negara-Negara kapitalis  untuk memecah belah persatuan bangsa Indonesia, selain itu perpecahan tersebut dimanfaatkan untukmengeruk kekayaan bumi Indonesia sampai tak tersisa sama sekali.Yang lebih menyakitkan bahwa pribumi hanya menjadi pekerja di negaranya sendiri dan hanya mendapatkan sedikit dari sekian triliun harta yang di rampok. Kasusu Freeport merupakan kasus nyata dari sekian banyak kasus yang intinya mengeruk habis kekayaan bumi Indonesia.
Antropologi: Pengaruh Budaya Asing Terhadap Kebudayaan Indonesia
Globalisasi adalah suatu fenomena khusus dalam peradaban manusia yang bergerak terus dalam masyarakat global dan merupakan bagian dari proses manusia global itu. Kehadiran teknologi informasi dan teknologi komunikasi mempercepat akselerasi proses globalisasi ini. Globalisasi menyentuh seluruh aspek penting kehidupan. Globalisasi menciptakan berbagai tantangan dan permasalahan baru yang harus dijawab, dipecahkan dalam upaya memanfaatkan globalisasi untuk kepentingan kehidupan. Globalisasi sendiri merupakan sebuah istilah yang muncul sekitar dua puluh tahun yang lalu, dan mulai begitu populer sebagai ideologi baru sekitar lima atau sepuluh tahun terakhir.
Sebagai istilah, globalisasi begitu mudah diterima atau dikenal masyarakat seluruh dunia. Wacana globalisasi sebagai sebuah proses ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga ia mampu mengubah dunia secara mendasar. Globalisasi sering diperbincangkan oleh banyak orang, mulai dari para pakar ekonomi, sampai penjual iklan. Dalam kata globalisasi tersebut mengandung suatu pengetian akan hilangnya satu situasi dimana berbagai pergerakan barang dan jasa antar negara diseluruh dunia dapat bergerak bebas dan terbuka dalam perdagangan.
Dengan terbukanya satu negara terhadap negara lain, yang masuk bukan hanya barang dan jasa, tetapi juga teknologi, pola konsumsi, pendidikan, nilai budaya dan lain-lain. Konsep akan globalisasi menurut Robertson (1992), mengacu pada penyempitan dunia secara insentif dan peningkatan kesadaran kita akan dunia, yaitu semakin meningkatnya koneksi global dan pemahaman kita akan koneksi tersebut. Di sini penyempitan dunia dapat dipahami dalam konteks institusi modernitas dan intensifikasi kesadaran dunia dapat dipersepsikan refleksif dengan lebih baik secara budaya. Globalisasi memiliki banyak penafsiran dari berbagai sudut pandang. Sebagian orang menafsirkan globalisasi sebagai proses pengecilan dunia atau menjadikan dunia sebagaimana layaknya sebuah perkampungan kecil. Sebagian lainnya menyebutkan bahwa globalisasi adalah upaya penyatuan masyarakat dunia dari sisi gaya hidup, orientasi, dan budaya.
Pengertian lain dari globalisasi seperti yang dikatakan oleh Barker (2004) adalah bahwa globalisasi merupakan koneksi global ekonomi, sosial, budaya dan politik yang semakin mengarah ke berbagai arah di seluruh penjuru dunia dan merasuk ke dalam kesadaran kita. Produksi global atas produk lokal dan lokalisasi produk global Globalisasi adalah proses dimana berbagai peristiwa, keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa konsekuensi penting bagi berbagai individu dan masyarakat di belahan dunia yang lain.(A.G. Mc.Grew, 1992).
perkembangan globalisasi pada awalnya ditandai kemajuan bidang teknologi informasi dan komunikasi. Bidang tersebut merupakan penggerak globalisasi. Dari kemajuan bidang ini kemudian mempengaruhi sektor-sektor lain dalam kehidupan, seperti bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan lain-lain. Contoh sederhana dengan teknologi internet, parabola dan TV, orang di belahan bumi manapun akan dapat mengakses berita dari belahan dunia yang lain secara cepat.
Hal ini akan terjadi interaksi antar masyarakat dunia secara luas, yang akhirnya akan saling mempengaruhi satu sama lain, terutama pada kebudayaan daerah,seperti kebudayaan gotong royong, menjenguk tetangga sakit dan lain-lain. Globalisasi juga berpengaruh terhadap pemuda dalam kehidupan sehari-hari, seperti budaya berpakaian, gaya rambut dan sebagainya

            Dari sinilah kita mengetahui pentingnya memahami karakter bangsa Indonesia seta mengetahui kekayaan alam dan budaya yang melimpaah ruah. Maka penting bagi  pemuda pemuda/pemudi Indonesia khususnya untuk mengembang  dan merealisasikan cita  cita founding father  Negara ini, Bahwa Indonesia bukanlah Negara segolongann agama ataupun Negara segolongan kelompok, melainkan  Indonesia berusaha untuk menjadi payung hukum bagisemua golongan baikitu agama,ras,suku ataupun kelompok karena itu semua kekayaan indonesia yang tidak ternilai harganya.
globalisasi menimbulkan berbagai masalah terhadap eksistensi kebudayaan daerah, salah satunya adalah terjadinya penurunan rasa cinta terhadap kebudayaan yang merupakan jati diri suatu bangsa, erosi nilai-nilai budaya, terjadinya akulturasi budaya yang selanjutnya berkembang menjadi budaya massa.
            Keragaman budaya adalah bagian suatu Negara. Dimana komponen inilah yang memiliki peran penting dalam ranngka menemukan jatidiri bangsanya.keragaaman tersebut muncul dari berbagai farian antara lain:bahasa daerah, pakaian daerah dan masih banyak lagi, jika di lihat darisudut pandang sejarah keragaman indonesiatersebut dilatarbelaakangi oleh 2 faktor utama, antara lain: ada yang  mengatakan keberagaman pendudukindonesia dilatarbelakangi oleh hadirnya penduduk dari daratan cina selatan, provinsi yunan sekarang dan ada juga mengatakan bahwa keberagaman Indonesia tersebut dilatarbelakangi oleh teori ”Nusantara”.
            Kehadiran dan keragaman suku bangsa merupakan suatu keniscayaan, dimana masing masing dari suku bangsa tersebut memiliki farian yang berbeda-beda pula contoh kongkritnya adalah seperti tata cara beribadah dan upacara adat lainya. Keragaman tersebut hendaknya mampu member kontribusi terbaik Negara indonesiadengan berkaryadan menjunjung tinggi perbedaan serta mewujudkan peradaban Indonesia yang berartabat.maka untuk mewujudkan cita-cita tersebut di butuhkan payung hukum  dari Negara untuk memberikan ruang berkreasi bagi seluruh penduduknya tanpa membedakan SARA dan pada hakikatnya indonesia merupakan Negara bhineka, yaitu meskipun berbeda namun tetap satu tujuan hal inilah yang tergambar jelas dalam lambing  Negara Indonesia”Garuda pancasila”.

            Dan hal ini telah ratusan lamamya di cetuskan oleh Founding Father Negara ini, artinya kita sebagai generasi muda penerus bangsa memiliki peran vital dalaam mewujudkan cita-cita luhur tersebut. Seperti dikutip dalam sebuah ungkapan “jika engkau ingin mengetahui masa depan negaramu, maka lihatlah pemuda pemudinya” selain itu, ir. Soekarno mengatakaan “berikan aku10 pemuda maka akan aku guncancangkan dunia ini” kedua ugkapan ini secara tidak langsug mengetuk hati pemuda/pemudi bangsa Indonesia untuk sama-sama bangkit dan mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan bermartabat dimata dunia.  

Comments

Popular posts from this blog

Gejolak Masa Jabatan Presiden dan Penundaan Pemilu

NESTAPA GURU DI DAERAH 3T

MENAGIH TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CSR) DI ERA DISTRUPTION